Kumpulan Perpustakaan Megah di Seluruh Dunia

Biasanya orang pintar itu akan dikaitkan dengan hobinya yang suka membaca, itulah tidak heran jika beberapa dari orang-orang tersebut dijuluki sebagai “kutu buku”. Bagi sebagian orang membaca adalah sebuah hal yang wajib ia lakukan meskipun memiliki jam sekolah atau kerja yang padat, tapi ketika ada waktu senggang ia pasti akan membaca buku. Tetapi ada juga orang-orang yang menganggap membaca hanyalah sebuah hobi semata, itu akan ia lakukan jika ada waktu luang dan memang sedang butuh hiburan dari membaca. Sebetulnya, wajib atau hobi, kegiatan membaca tersebut sangat baik dilakukan. Sebab, hanya dengan membaca kita bisa memperluas wawasan yang ada pada diri kita, misalnya saja apa yang pada awalnya tidak ketahui lalu setelah membaca buku kita bisa tau yang yang semula tidak kita tahu, dan juga membuka pengetahuan baru lainnya. Itulah mengapa buku disebut sebagai “jendela dunia”.


Di era modern seperti sekarang ini, jika kita hendak membaca buku tidak perlu repot-repot datang ke perpustakaan. Karena semua itu sekarang bisa diakses hanya dengan kecanggihan alat teknologi, yang berupa : handphone, ipad, dan pc. Pada alat komunikasi tersebut kita bisa mengakses banyak aplikasi atau situs online yang bisa digunakan untuk menjelajah ribuan judul buku yang ingin kita baca. Jenis buku yang terdapat juga beragam, ada yang bergenre : fiksi (romantis & fanfiction), fiksi ilmiah, fantasi, thriller / misteri, sejarah, horor, sastra, komedi, dan masih banyak lagi.
Dalam aplikasi tersebut ada yang gratis namun ada pula yang harus bayar, itu semua memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Adapun daftar website dan aplikasi online yang bisa kamu kunjungi untuk membaca buku secara online, adalah : Google Play Books, iPusnas, Wattpad, Storial, Gramedia Digital, Free Books, Amazon Kindle, NOOK, Open Library, Project Gutenberg, Aceh Books, OAPEN Library, Feedbooks, Literature.org, dan juga Internet Archive. Semakin banyak nama-nama website dan aplikasi untuk membaca buku, maka akan semakin banyak pula rekomendasi buku yang bisa kamu baca.
Jauh sebelum adanya teknologi perpustakaan online seperti sekarang, zaman dulu orang-orang sangat susah untuk membaca buku sebab dulu belum begitu banyak percetakan buku, sehingga buku yang ada kebanyakan merupakan hasil dari tulisan tangan. Itulah sebabnya mengapa buku di zaman dahulu sangatlah mahal harganya dan hanya orang yang berasal dari keluarga kaya saja yang mampu membelinya. Di masa itu, perpustakaan di dalam agama Islam lebih dianggap seperti perguruan tinggi dan madrasah. Tapi bedanya, di perpustakaan tidak ada guru yang mengajar. Selain dijadikan sebagai tempat untuk membaca buku, pada zaman itu perpustakaan juga difungsikan sebagai salah satu tempat untuk mengajarkan dan menyebarluaskan Ilmu Kalam (menurut mazhab Mu’tazilah), menjadi tempat dimana para ilmuwan mengadakan diskusi, dan juga sebagai tempat berteduhnya para pujangga yang sedang berkelana.

Perpustakaan Tertua dalam Sejarah di Dunia

Perpustakaan tertua yang pernah ada di dunia saat ini dipegang oleh lima perpustakaan yang tersebar di seluruh negara. Yang pertama, ada Perpustakaan Al Qarawiyin (Maroko). Perpustakaan ini dibangun oleh Fatima al Fihri pada tahun 859 M. Karena ini merupakan perpustakaan pertama di dunia, maka perpustakaan Al Qarawiyin ini menjadi rumah bagi kitab-kitab agama Islam dan menjadi saksi masuknya agama Islam di dunia. Namun, sayangnya perpustakaan tersebut mengalami renovasi dan sekarang proses pengalihan informasi dilakukan secara digital. Kedua, yakni ada Perpustakaan Librije di wilayah Zutphen, Provinsi Gelderland (Belanda). Tadinya, sebelum digunakan sebagai sebuah perpustakaan, Librije merupakan bangunan gereja yang mulai dibangun pada abad ke-11. Di sini banyak sekali terdapat buku-buku tentang teologi Kristen.


Perpustakaan tertua nomor 3, ialah Perpustakaan Wells Cathedral. Sama seperti Librije, dulunya ini merupakan sebuah cathedral. Dan bangunan ini didirikan sebelum tahun 1800, Hebatnya lagi, buku-buku yang menjadi koleksi dari perpustakaan ini juga sangat beragam, yakni terdapat buku yang berasal dari abad ke 16-18 dan hampir semua koleksinya merupakan buku-buku yang berkaitan dengan teologi, ilmu kesehatan, ilmu pengetahuan, sejarah, dan juga biologi. Selanjutnya, di posisi ke empat ada Perpustakaan Royal Grammar School di Edinburgh (Skotlandia). Di dalam perpustakaan ini terdapat koleksi buku kuno yang berasal dari tahun 1575, dan ada beberapa koleksi pentingnya yang disimpan di sebuah ruangan khusus dan akses terbatas. Dan yang menjadi perpustakaan tertua nomor lima adalah Perpustakaan Hereford Cathedral (Inggris). Disana bahkan masih terdapat lemari yang dirantai dan digembok sebagai penutup lemari bukunya. Dan koleksi buku terbanyak disana berupa buku tentang teologi kristen.

Perpustakaan Terbesar di Dunia

Setelah di atas kita sudah membahas tentang sejarah perpustakaan dan juga perpustakaan tertua di dunia, maka selanjutnya kita akan membahas tentang daftar perpustakaan yang memiliki bangunan super besar dan megah yang tersebar di beberapa negara di dunia.

1.The British Library

Perpustakaan ini didirikan di Inggris pada tahun 1943. Pembangunan dari perpustakaan ini disponsori oleh Departemen Digital Budaya dan Media. Saat ini di dalam perpustakaan ini sudah memiliki koleksi buku berjumlah 200 juta buku (yang terdiri dari : buku, koleksi lagu, video, gambar, dan lainnya. Setiap tahunnya, The British Library ini selalu menambah koleksi buku hingga 3 juta tiap tahunnya.

2. Library of Congress

Letaknya di ibukota pemerintahan AS, dan perpustakaan ini merupakan yang terbesar di dunia berdasarkan pada Guinness World Records. Secara keseluruhan perpustakaan ini memiliki 3 lantai. Perpustakaan ini didirikan berkat adanya kontribusi dari John Adams, Thomas Jefferson, dan James Madison. Perpustakaan terbesar ini dibangun pada 24 April 1800 dan pernah mengalami pemindahan lokasi ke New York City dan Philadelphia. Secara koleksi, mereka memiliki 170 juta buku yang terdiri dari 450 bahasa dari seluruh dunia.

3. Library and Archives Canada

Perpustakaan yang lokasinya berada di kota Ontario, Kanada ini telah beroperasi sejak tahun 2004. Tujuan awal dibangunnya perpustakaan ini ternyata bukan hanya untuk dijadikan tempat membaca, tetapi juga membantu pemerintah dalam melestarikan kebudayaan Kanada. Pemerintah ingin supaya arsip dan buku-buku disini juga bisa diakses oleh masyarakat. Sejauh ini, Library and Archives Canada telah memiliki 20 juta koleksi buku dan terdapat juga dokumen lain seperti foto-foto dan konten digital.

4. Russian State Library

Merupakan salah satu perpustakaan nasional yang terdapat di negara Rusia. Dahulunya, pada tahun 1862 perpustakaan ini bernama V.I. Lenin State Library of the USSR, dan pada tahun 1925 dijuluki sebagai “Leninka”. Di dalam gedungnya, perpustakaan ini memiliki 59,8 juta buku (terdiri dari : buku, jurnal, penelitian, musik, dan peta). Dari jumlah total tersebut, sekiranya ada 247 buku berbahasa asing. Selain itu, rupanya Russian State Library ini juga mempunyai 200 lukisan kuno yang masih tersimpan rapi di dalam gedung perpustakaan.

5. New York Public Library

Termasuk ke dalam 2 perpustakaan terbesar yang ada di AS, mereka memiliki beberapa koleksi buku yang jika di total jumlah berkisar antara 53 juta buku. Setiap tahun, biaya pemeliharaan perpustakaan ini berasal dari dana pemerintah dan masyarakat di sekitar. Perpustakan ini mulai didirikan pada tahun 1895, dan memiliki 92 lokasi / cabang yang berbeda-beda di setiap wilayah. Yakni sudah tersebar di beberapa wilayah di NY, seperti : 39 di Manhattan, 13 di Staten Island, 25 di Bronx, dan beberapa cabang lainnya di sekitar Brooklyn dan Queens. Di samping itu, NYPL ini juga memiliki 4 perpustakaan yang digunakan sebagai tempat untuk penelitian dan bisa diakses oleh masyarakat.